ROHINGYA

Rohingya

Hari ini ku malu pada pertiwi
Ku malu punya presiden
Ku malu punya pemerintah
Tak mampu bantu muslim rohingya

Hari ini ku malu pada pendiri bangsa.
Konstitusi hanya tulisan semata
“Ikut serta dalam perdamaian dunia”
“Kemanusiaan yg adil dan beradab”
Tak lebih hanya hiasan di pigura

Mengapa mereka tak mau bantu?
Apakah karena rohingya muslim?
Apakah karena mereka pengungsi?
Apakah Karena mereka bau dan dekil?

Hari ini ku telpon temanku seorang budhist
Kutanya padanya :
Mengapa rohingya dibantai?
Mengapa rohingya diusir?
Bukankah seorang budhist tak boleh menyiksa binatang?
Bukankah seorang budhist belajar kedamaian hati? Inner peace? Ahimsa?
Kujatuhi pertanyaan bertubi-tubi
Ia menjawab lirih, itu bukan budha. ajaran budha tidak seperti itu

Hari ini ku malu pada diriku
Muda, sehat, tapi pengecut
Hanya bisa berdiam diri
Tak mampu bantu saudaraku sendiri
Kaum muslimin Rohingya
Ampuni aku ya Allah
Ampuni aku….
Ampuni aku…
Ampuni aku…

Kurfa
16 mei 2015
Di mesjid Mansion

Sent from my iPhone

Tinggalkan komentar