Oleh : Kurnia Fajar* Kebudayaan Jawa khususnya di Ndalem kasunanan, Kasultanan, Kabupaten dan Kadipaten sangatlah Feodal dan Patriarki. Bentuk yang konkrit biasanya disematkan kepada nama dan gelarnya… Read more “Dipangku Raja mati”
Kategori: Artikel
Kisah seorang ayah
Beberapa waktu yang lalu, saya membaca sebuah kisah di Facebook kalo tidak salah, mungkin sekitar 12 tahun yang lalu. Saya gak tahu siapa penulisnya. Tapi tulisannya menarik… Read more “Kisah seorang ayah”
Kalo lagi butuh, tambal ban emang susah ketemunya…
Oleh : Kurnia Fajar* Setiap orang akan bersikap berdasarkan pengalaman hidupnya. Sikap hidupnya akan didasari perjalanan hidupnya, meskipun setiap saat, kepalanya akan selalu dipenuhi pertanyaan-pertanyaan. Franz Kafka… Read more “Kalo lagi butuh, tambal ban emang susah ketemunya…”
Presiden RI dan orang Batak kepercayaannya
Oleh : Kurnia Fajar* Hingga hari ini, Presiden Republik Indonesia sudah berjumlah 8 orang. Dari jumlah tersebut, semuanya berasal dari suku bangsa Jawa. Namun di sekeliling Presiden… Read more “Presiden RI dan orang Batak kepercayaannya”
Nabi Yusuf A.S. Pelopor Ketahanan pangan dan Pertanian
Oleh : Kurnia Fajar* Presiden Prabowo Soebianto sejak dilantik tanggal 20 Oktober 2024 melalui pidatonya sudah mencanangkan program swasembada pangan, kedaulatan pangan. Dimana bangsa ini harus mampu… Read more “Nabi Yusuf A.S. Pelopor Ketahanan pangan dan Pertanian”
Kisah Syekh Abdul Qadir Al-Jaelani: Belajar Mengukur Derajat Diri
Sumber:islami.co/kisah-syekh-ab… Sebuah kisah dari hikayat Syekh Abdul Qadir Al-Jaelani di bawah ini dapat menjadi contoh konkret untuk mempermudah pemahaman kita mengenai hikmah atas karunia dan jalan takdir… Read more “Kisah Syekh Abdul Qadir Al-Jaelani: Belajar Mengukur Derajat Diri”
Islam dan realitas hidup sehari-hari
Oleh : Kurnia Fajar* Satu hari seorang kawan datang ke rumah dan mengeluhkan urusannya. Dia berkata bahwa hampir di semua lini kehidupan sudah jauh dari nilai-nilai agama.… Read more “Islam dan realitas hidup sehari-hari”
Di rumah puisi Taufiq Ismail, Padang Sumatera Barat.
Kepada Singgalang bertanya akuWahai gunung masa kanakkuDi lututmu kampung ibukuKenapa indahmu dari dahuluTak Habis-habis jadi rinduku ? Kepada Merapi berkata akuWahai gunung masa bayikuDi telapakmu kampung ayahkuKenapa… Read more “Di rumah puisi Taufiq Ismail, Padang Sumatera Barat.”