Oleh : Kurnia Fajar* Tahu gak rasanya duduk sendirian habis buka puasa, lihat-lihat ponsel, nungguin sesuatu yang sebenernya kamu sendiri juga gak tahu itu apa? Mungkin nunggu… Read more “Harta yang paling berharga adalah Keluarga”
Makna Ramadan
Oleh : Kurnia Fajar* Benar, ada sebagian orang yang menggunakan kata shalat dan sembahyang untuk menyebut shalat, tapi baik shalat maupun sembahyang masih memiliki relasi makna. Sembahyang… Read more “Makna Ramadan”
Cinta bisa membingungkan
Oleh : Kurnia Fajar* Hidup menimbun ingatan, merayakan yang ada dengan yang tak ada -Tokoh Jaya, dalam Film Surat dari praha- Dari sudut kamar kami, tersebutlah sebuah… Read more “Cinta bisa membingungkan”
Bersenyawa dengan Kemiskinan (Bagian 2)
Oleh : Kurnia Fajar* Kita hidup di era di mana kekayaan, jabatan, dan gelar jadi ukuran, sementara integritas, idealisme, dan prinsip dianggap basi. Seminggu yang lalu, Eep… Read more “Bersenyawa dengan Kemiskinan (Bagian 2)”
Andi Temar, Sahabat dalam ruang kosong itu berpulang
Oleh : Kurnia Fajar* Selain Mang Dayat, barangkali sahabat sekaligus ruang kosong yang lain ada Andi Temar. Selepas shalat dhuhur tadi, pesan text masuk ke dalam ponsel.… Read more “Andi Temar, Sahabat dalam ruang kosong itu berpulang”
Kisah seorang ayah
Beberapa waktu yang lalu, saya membaca sebuah kisah di Facebook kalo tidak salah, mungkin sekitar 12 tahun yang lalu. Saya gak tahu siapa penulisnya. Tapi tulisannya menarik… Read more “Kisah seorang ayah”
Kamu Kenapa?
Oleh : Kurnia Fajar* (Kode 1.1.1) Ada filosofi yang telah lama saya dapat dari budaya Jepang. Bahwa gabah yang diolah di pabrik penggilingan itu akan berubah jadi… Read more “Kamu Kenapa?”
Bersenyawa dengan Kemiskinan (Bagian 1)
Oleh : Kurnia Fajar* Pernah pada satu masa, saya menyangka kaya dulu baru sedekah. Tapi napak tilas ini menyatakan sebaliknya. Bukan tanpa maksud, saya sering lihat orang-orang… Read more “Bersenyawa dengan Kemiskinan (Bagian 1)”
Marhaban yaa Ramadan
Oleh : Kurnia Fajar* Surau kami mulai berdandan. Siap menyambut ramadan tiba. Anak-anak berlari-larian, orang tua duduk bersila, tafakur dalam diam. Mungkin ini ramadan pamungkas. Bagi sebagian… Read more “Marhaban yaa Ramadan”